http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com http://www.emocutez.com
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Alive Part.1

Setiap kehidupan memiliki ceritanya sendiri, sebuah ikatan selalu menunjukan jalan kebahagiaan dan arti dalam hidup ini.
Rendy pernah memiliki keyakinan itu sebelum akhirnya dia membuang jauh semua keyakinanya setelah kecelakaan itu terjadi.
kecelakaan yang merenggut seluruh keyakinan di hatinya, dan semua itu karena adikknya.
sekarang rendy telah membuang cinta dari hatinya sendiri.
Namun sayangnya sebuah ikatan tidak pernah bisa hilang meski kita mencoba melakukan apapaun untuk menghapusnya, rendy kembali harus merasakan perihnya mencintai.
Rendy sangat membenci itu, karena setiap ada pertemuan pasti ada perpisahan, Sudah lama ia merasa mati dari dunia ini setelah kehilangan tujuan hidup.
sampai akhirnya wanita itu datang, Wanita ini kembali mengisi hati rendy yang telah lama kosong dengan cinta.
Namun Hatinya pernah di isi seseorang yang sekarang telah ia lupakan.
Berada di tengah hal itu sungguh menyakitkan
Haruskah rendy melupakanya ?
Atau kembali padanya ?
Jika ia kembali maka ia Sekaligus kembali pada adiknya.
Manakah yang lebih kuat ?
Cinta atau kebencian
  

ALIVE
“Setiap ikatan punya jalanya sendiri untuk kembali”


Rendy

Bunyi beker di telingaku begitu keras pagi itu membuatku terbangun dari mimpiku dan kembali ke hidupku yang menyedihkan, sesaat aku melihat ke luar jendela semua nampak gembira menyambut pagi itu dan bergegas menuju tujuan mereka masing masing, namun tidak bagiku yang tidak memiliki tujuan karena semua itu telah di renggut dariku 1 tahun yang lalu, setelah kepergian orang tuaku aku hidup sendiri di rumahku yang terlalu besar hingga nampak dari luar ini hanyalah sebuah rumah kosong, bisnis orang tuaku di dunia yang membuatku tidak akan kehabisan uang untuk makan dan hidup untuk diriku, namun tetap saja aku harus bekerja dan menghemat sisa peninggalan orang tuaku, aku tidak perlu siapapun karena hidup akan lebih mudah jika kita tidak bergantung pada siapapun atau menggantungkan hidup kita untuk siapapun, sekarang yang ada dalam pikiranku hanyalah lakukan pekerjaanku untuk mendapatkan uang dan makan lalu pulang begitu seterusnya hingga aku mati, semua ini terjadi karena dia, dialah penyebab hancurnya hidupku selama ini, tak bisa kupungkiri bahwa dialah satu satunya yang tersisa di hidupku, namun setelah semua yang terjadi aku menganggap dia sudah mati, dia adalah adikkuIni sudah pukul 7 lewat aku harus bergegas menuju supermarket di ujung jalan, jika aku terlambat maka pemilik supermarket itu akan sangat marah kepadaku
“apa kau tidak punya jam ? rumahmu kan hanya beberapa meter dari sini, kenapa setiap hari kau terlambat ?” Bu rini bertanya padaku.
“maaf bu aku lupa mengganti battery jam, jadi aku tidak tahu kalau sudah pagi” jawabku sekenanya.
Hampir setiap hari aku kena omelan dan ocehan dari bu rini, dan setiap hari juga aku semakin kebal terhadap ocehanya.
siang itu cukup panas untuk membuat es meleleh dalam beberapa menit, kupikir berbaring sebentar di gudang akan mencairkan tubuhku, namun aku salah karena ternyata gudang adalah tempat terpanas di gedung itu, aku memutuskan untuk keluar dari gedung itu untuk mencari makan
“hei rendy mau kemana ? sebentar sebentar pergi kerjaanmu saja belum selesai” teriak bu rini dari dalam.
“makan siang !” aku balas teriak dari luar. Serentak semua yang sedang belanja cekikian
          Aku segera berlari kencang menuju rumah makan sederhana langgananku di daerah itu.
“rendy !”
Suara itu nampak tak asing bagiku, karena itu aku tidak menoleh dan terus berlari namun langkahku terhenti ketika ia menarik tanganku dan membuatku menghadapnya, dia adalah anggi, temanku sejak aku lahir
“jangan ganggu gue” jawabku dingin.
“citra masuk ICU lagi ren” suara anggi lirih.
“lalu ?”
“plis ren dia butuh lo di sampingnya saat ini” anggi terlihat memohon padaku.
“lebih baik dia mati, gue ga butuh orang kaya dia !”
“plak” sebuah tamparan mendarat di pipi kananku, tamparan itu sangat keras hingga membuatku terhempas ke samping kiri
Category: 2 komentar

Flower that Bloomed inside My Heart

Flower that Bloomed inside My Heart
story by : Ervi Sellyna L


Mawar Putih, itu adalah bunga yang sangat gue sukai karena bunga itu terlihat kuat, durinya seakan bisa melindungi dirinya sendiri. Dan warna putihnya itu melambangkan kesucian dan keanggunan. Itulah sebabnya gue suka banget sama mawar putih. Dan mawar ini juga yang membawa gue kedalam sebuah kisah yang unik yang belum pernah gue rasain sebelumnya.

Gue Lisa Larasati, Kelas XI di salah satu SMA di Jakarta. Gue ga pinter dan ga bodoh juga, jadi ya gue bisa di bilang biasa – biasa aja dan hidup gue masih normal – normal aja sebelum kejadian itu bermula.

Tiap pagi kerjaan gue ya nyiramin bunga – bunga kesayangan gue ini. Dan gue ngerawat bunga – bunga ini dengan penuh kasih sayang lah pokonya. Tapi ya justru inilahalasan nyokap gue setiap pagi teriak – teriak nyuruh gue berangkat ke sekolah. Gue terlalu asyik sama bunga – bunga kesayangan gue ini, kadang sampe lupa waktu gini nih, kadang? Lebih tepatnyasering kali ya.
“ Lisa…!!!!! Udah siang, sana berangkat kamu telat tiap hari malu – maluin mama aja deh ah”, teriak nyokap gue marah – marah.
“iya iya, ini juga mau berangkat kok mah, sabar kenapa ihhh..”, jawab gue dengan nada malas.
“ udah sana ahh berangkat, buruan !” , Paksa nyokapgue sambil marah – marah
Gue langsung nyiapin sepeda gue dan buru buru ke sekolah, ga lupa cium tangan dan salam sama nyokap gue pastinya.

Gue mangayuh sepeda gue serasa lagi fitness dalam program diet tingkat tinggi. Ngebut pastinya, sekarang jam 06.56 sedangkan gue masuk jam 07.00 dan jarak ke sekolah sekitar 2 kilometeran deh. Ga usah di bayangin ya betaapa ngos – ngosan nya gue tiap berangkat sekolah, entar lo semua pasti pada ikutan capek.

Gue seneng banget tiap ngelewatin toko bunga yang jaraknya dari rumah gue itu sekitar 500 meteran. Tokonya bagus dan klasik gimana gitu, bunganya juga warna warni dan tiap gue liat sederet mawar dan anggrek putih disitu mata gue langsung terpana, cantik banget deh pokonya. Dan tiap hari gue liat ada cowo yang kira – kira umurnya cuma beda beberapa tahun dari gue itu selalu ngurusin tanaman – tanaman itu dengan sangat telaten. Orangnya tinggi putih dengan rambut yang rapih dan selalu pakai celemek biar bajunya ga kotor kali ya tiap lagi ngurus tanamannya. Tapi kok tiap gue lewat situ dia selalu senyum sama gue, dan lo tau ga senyumnya itu manisnya kalah deh sama gula. Rejaki banget ya tiap pagi di senyumin orang ganteng.

Category: 0 komentar

Flower that Bloomed inside My Heart

Flower that Bloomed inside My Heart
story by : Ervi Sellyna L


Mawar Putih, itu adalah bunga yang sangat gue sukai karena bunga itu terlihat kuat, durinya seakan bisa melindungi dirinya sendiri. Dan warna putihnya itu melambangkan kesucian dan keanggunan. Itulah sebabnya gue suka banget sama mawar putih. Dan mawar ini juga yang membawa gue kedalam sebuah kisah yang unik yang belum pernah gue rasain sebelumnya.

Gue Lisa Larasati, Kelas XI di salah satu SMA di Jakarta. Gue ga pinter dan ga bodoh juga, jadi ya gue bisa di bilang biasa – biasa aja dan hidup gue masih normal – normal aja sebelum kejadian itu bermula.

Tiap pagi kerjaan gue ya nyiramin bunga – bunga kesayangan gue ini. Dan gue ngerawat bunga – bunga ini dengan penuh kasih sayang lah pokonya. Tapi ya justru inilahalasan nyokap gue setiap pagi teriak – teriak nyuruh gue berangkat ke sekolah. Gue terlalu asyik sama bunga – bunga kesayangan gue ini, kadang sampe lupa waktu gini nih, kadang? Lebih tepatnyasering kali ya.
“ Lisa…!!!!! Udah siang, sana berangkat kamu telat tiap hari malu – maluin mama aja deh ah”, teriak nyokap gue marah – marah.
“iya iya, ini juga mau berangkat kok mah, sabar kenapa ihhh..”, jawab gue dengan nada malas.
“ udah sana ahh berangkat, buruan !” , Paksa nyokapgue sambil marah – marah
Gue langsung nyiapin sepeda gue dan buru buru ke sekolah, ga lupa cium tangan dan salam sama nyokap gue pastinya.

Gue mangayuh sepeda gue serasa lagi fitness dalam program diet tingkat tinggi. Ngebut pastinya, sekarang jam 06.56 sedangkan gue masuk jam 07.00 dan jarak ke sekolah sekitar 2 kilometeran deh. Ga usah di bayangin ya betaapa ngos – ngosan nya gue tiap berangkat sekolah, entar lo semua pasti pada ikutan capek.

Gue seneng banget tiap ngelewatin toko bunga yang jaraknya dari rumah gue itu sekitar 500 meteran. Tokonya bagus dan klasik gimana gitu, bunganya juga warna warni dan tiap gue liat sederet mawar dan anggrek putih disitu mata gue langsung terpana, cantik banget deh pokonya. Dan tiap hari gue liat ada cowo yang kira – kira umurnya cuma beda beberapa tahun dari gue itu selalu ngurusin tanaman – tanaman itu dengan sangat telaten. Orangnya tinggi putih dengan rambut yang rapih dan selalu pakai celemek biar bajunya ga kotor kali ya tiap lagi ngurus tanamannya. Tapi kok tiap gue lewat situ dia selalu senyum sama gue, dan lo tau ga senyumnya itu manisnya kalah deh sama gula. Rejaki banget ya tiap pagi di senyumin orang ganteng.

Category: 0 komentar
azu-jirazu.blogspot.com. Diberdayakan oleh Blogger.